(Arena Bobotoh) Vizcarra, Manfaatkan Kesempatan Keduamu!!

0
41

Menjadi pesepak bola terbaik yang bermain di klub besar dan terkenal adalah cita-cita setiap pesepakbola. Karena saat mereka bergabung dengan klub besar, setiap pesepakbola akan mempunyai peluang untuk meraih kesuksesan, seperti bergelimang prestasi dan trofi, dikenal masyarakat luas, hingga kaya raya.

Ada banyak tim sepakbola terbesar dan terbaik di dunia yang selalu diimpikan setiap pemain sepak bola. Terutama klub-klub di benua eropa, yang merupakan ‘kekuatan’ sepakbola dunia, seperti Barcelona, Juventus, Manchester United, Liverpool, atau Real Madrid yang dikenal sebagai klub dengan prestasi dan sejarah mentereng, serta basis suporter yang luar biasa.

Lantas bagaimana dengan di Indonesia ? Indonesia sebagai salah satu negara di dunia yang memiliki antusiasme sepak bola yang ‘wow’, juga memiliki tim-tim besar, misalnya Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan PSM Makassar. Keempat tim tersebut, sudah dikenal sebagai tim-tim Indonesia paling sukses sejak era perserikatan hingga saat ini. Setiap pesepakbola di Indonesia dari berbagai usia, mulai dari anak-anak, remaja, dan dewasa, hingga pemain-pemain asing yang datang ke Indonesia, memiliki keinginan untuk bermain di klub-klub tersebut.

Oleh karena itu, ketika seorang pesepakbola mendapat kesempatan untuk bermain dengan klub-klub besar, maka ia wajib memaksimalkan kesempatan yang dimilikinya. Sebab saat ia bergabung dengan tim idamannya dan gagal menunjukkan kemampuannya, maka ia akan ‘dibuang’, dan tidak semua pesepak bola memiliki kesempatan kedua, untuk kembali menginjakkan kakinya di klub besar tersebut.

Akan tetapi, saat ini ada satu pemain yang mendapat kesempatan kedua untuk membuktikan kualitasnya bersama salah satu tim besar liga Indonesia, setelah gagal total di kesempatan pertamanya. Dia adalah Esteban Gabriel Vizcarra dengan Persib Bandung. Kemarin malam (9/1), melalui akun twitter simamaung.com, Persib Bandung baru saja resmi mengumumkan Esteban Vizcarra sebagai rekrutan anyar maung bandung di tahun 2019.

Bagi kalian yang (mungkin) lupa, Vizcarra pernah sebentar memperkuat Persib, tahun 2010. Kala itu, ia bergabung bersama Persib di era kepelatihan pelatih asal Serbia Darko Janackovic, dan tampil turnamen Inter Island Cup (IIC) 2010. Sayangnya di kesempatan pertamanya, pemain naturalisasi asal Argentina itu gagal memukau bobotoh.

Selain tampil biasa saja cenderung buruk, Vizcarra pun gagal membawa Persib yang tergabung di grup B bersama Sriwijaya FC dan Persiba Balikpapan untuk melaju ke partai final IIC. Maung bandung langsung tersingkir di fase grup, dan bahkan harus rela menjadi juru kunci, setelah hanya mengoleksi tiga poin. Sempat menang tipis 3-2 dari Persiba di partai pembuka, Persib harus menempati posisi terakhir, sekaligus tersingkir dari turnamen setelah di partai pamungkas, mereka kalah telak 6-0 dari Sriwijaya FC.

Berakhirnya perjalanan Persib Bandung di Inter Island Cup, berakhir pula waktu dirinya bersama ‘pangeran biru’. Total hanya sekitar dua bulan (Agustus-September 2010), ia berseragam ‘biru-biru’, dan gagal membuat sebiji gol pun. Vizcarra pun pada akhirnya hengkang ke Pulau Sumatera untuk bergabung dengan Semen Padang.

Dan dari sanalah namanya mulai mencuri perhatian pecinta sepakbola Indonesia. Pemain berpostur 175 cm tersebut tampil mengesankan. Selama lima tahun membela Semen Padang, Vizcarra berhasil mencetak 30 gol dari 115 penampilan, dan mempersembahkan trofi Indonesia Premier League 2011/2012.

Berkat permformanya yang impresif bersama ‘kabau sirah’, Vizcarra mulai diakui sebagai salah satu pesepakbola terbaik di Indonesia. Saat pindah dari Semen Padang pun, performa dan kualitas gelandang berusia 32 tahun ini tidak berkurang. Dalam tiga tahun terakhir mantan pemain Pelita Jaya ini bermain di dua klub besar lainnya di Indonesia, yaitu Arema FC (2015-2017), dan Sriwijaya FC (2017-2018).

Bersama Arema FC Vizcarra memang hanya mengemas 7 gol, namun secaea prestasi ia mampu meraih beberapa trofi pra-musim yaitu Piala Bhayangkara (2016), serta Trofeo Bhayangkara dan Piala Presiden di tahun 2017. Sebaliknya, dengan Sriwijaya FC, performanya menanjak dan mampu membuat 11 gol dan empat assist di Liga 1 2018, namun gagal menyelamatkan Sriwijaya FC dari jerat degradasi.

Kini, setelah sembilan tahun melanglang buana ke berbagai klub lain di Indonesia, mulai dari Semen Padang, Arema FC, hingga Sriwijaya FC, Vizcarra akhirnya kembali ke ‘tanah pasundan’. Datang dengan pengalaman yang lebih banyak, dan kualitas yang lebih baik, tidak ada waktu untuk Vizcarra ‘berleha-leha’.

Pasalnya di kesempatan pertamanya sembilan tahun lalu, ia pernah berjanji untuk memukau Persib.

“Kepercayaan ini harus dibuktikan dengan penampilan yang bagus”, ujar Vizcarra dilansir dari bola.okezone.com, 29 Agustus 2010.

“Saya sudah diberi kepercayaan, jadi harus membuktikannya,” tambahnya.

Gagal tampil memukau di kesempatan pertama berkostum Persib Bandung, kini di kesempatannya yang kedua ia harus tampil jauh lebih baik dari apa yang ia perlihatkan di klub-klub sebelumnya, juga jauh lebih baik dari yang ia perlihatkan di Persib sembilan tahun lalu. Jadi, manfaatkan kesempatan keduamu Vizcarra !

Ditulis oleh Bobotoh Persib Bandung dengan akun Twitter @RivaldiFF99

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here