Atep Enggan Jumpa Persib Sebagai Lawan

0
147

Cerita Atep bersama Persib yang terjalin selama 10 tahun harus usai. Dia masuk ke dalam daftar pemain yang tidak diperpanjang kontraknya guna menghadapi kompetisi 2019. Keputusan manajemen memang terbilang mengejutkan lantaran Atep merupakan ikon klub dan juga menyandang predikat kapten sebelum digeser Supardi.

Pria berusia 33 tahun itu kini buta dengan kelanjutan karirnya setelah dilepas Persib. Untuk saat ini dirinya condong memilih langkah menenangkan diri dulu karena terkejut dengan keputusan klub. Baru setelah itu, dirinya akan menentukan pelabuhan mana yang akan menjadi sandaran karirnya.

“Saya belum tahu dan saya harus berdiskusi dengan istri karena masih suasananya sedih karena 10 musim ini saya identik dengan logo Persib dengan warna biru,” tutur Atep saat diwawancara di Mes Persib, Senin (14/1).

Atep sendiri tidak memungkiri, ada klub yang meminatinya untuk bergabung. Namun dia masih belum yakin apakah mampu bertanding dengan maksimal di klub yang baru. Pasalnya hati Atep saat ini masih tertambat untuk Maung Bandung yang dibelanya sejak musim 2008 silam.

“Saya masih bertanya apakah saya sudah siap untuk ganti kostum, berganti logo dan masih dalam tahap pertimbangan. Memang sejak keputusan kemarin ada beberapa klub yang menghubungi saya tapi tidak berani memutuskan. Karena masih mencoba menenangkan diri dulu berdiskusi bagaimana baiknya,” jelasnya.

Namun dia juga belum berani mengambil langkah untuk pensiun di usia yang masih produktif. Karena Atep masih perlu penghasilan dari dunia sepakbola guna menghidupi keluarganya. Usaha memang sudah mulai dirintis olehnya, tetapi itu belum cukup menyangga semua kebutuhan.

“Karena saya juga ingin tetap bermain karena saya merasa cukup buat main beberapa tahun ke depan. Dan mungkin kalau mengikuti emosi kalau saya sudah punya penghasilan selain sepakbola akan saya sudah selesai,” ujarnya.

Besar harapan Atep dia mampu bergabung dengan klub luar negeri alih-alih hijrah ke tim lokal. Karena dia enggan harus bertemu mantan klubnya ini di atas lapangan. Berat baginya harus turun berlaga dengan misi menundukan Persib yang sudah tertambat di dalam hatinya.

“Harapannya tidak di tim Indonesia, saya tidak mau nanti harus ketemu dengan Persib dan itu sangat berat. Saya identik dengan Persib ketika nanti harus menjadi musuh di lapangan itu sangat berat,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here